Assalamu’alaikum…
Bismillah…

Betapa senang hatiku. Xubuntu-ku udah berjalan sesuai dengan rencana awal. Terutama konfigurasi untuk terhubung dengan dunia luar sana menggunakan Internet.

Tantangan pertama dari keinginan terhubung dengan internet adalah melakukan komunikasi dengan G502-nya Otto. Tidak masalah bila menggunakan kabel, hanya saja kelemahan menggunakan kabel adalah masih terlalu dekat dengan monitor, jadi interverensi frekuensi sangat mengganggu tampilan di monitor (tabungnya) Otto.

Langkah awal adalah, mencari segala keterangan mengenai Xubuntu-Bluetooth. Untuk yang ini jelas harus terhubung dengan internet, karena itu untuk awal menggunakan kabel dolo, ra’ masalah.

Ada satu artikel yang siiiip dan menjadi acuan Otto, yaitu pada alamat: http://blueman.tuxfamily.org/index.php?option=com_content&view=article&id=51&Itemid=56. Otto copas saja bagian yang penting, sbb:
First, open a terminal window (Applications->Accessories->Terminal). Then add the repository’s key to your system’s list of trusted APT keys by copy and pasting the following:

wget -q http://download.tuxfamily.org/blueman/blueman.gpg -O- | sudo apt-key add -

Next, add the repository to your system’s list of APT sources:

sudo wget http://download.tuxfamily.org/blueman/hardy.list -O /etc/apt/sources.list.d/blueman.list

Then update APT’s package information by running ’sudo apt-get update’.

Now you can install blueman by type “sudo apt-get install blueman“. Alternatively, you can install by going to System->administration->Synaptic and searching for blueman.

Mengapa butuh blueman?
Karena untuk memasukkan password yang dikirim dari G502. Secara default, Xubuntu tidak akan menampilkan jendela password pemberitahuan bahwa ada ponsel yang hendak “meminang” dirinya. Jadi G502 gak akan pernah berhasil meminang komputer karena selalu tidak menemukan password pasangannya. Di sinilah peran dan arti penting blueman.

Menjalankan blueman, setelah terinstall tentunya, sangatlah mudah, tinggal ketikkan kata blueman pada terminal (Otto sangat menyukai cara ini) atau melalui Applications –> Accessories –> Blueman Bluetooth Manager.
Silakan inquiry, maka ponsel atau alat apapun yang bluetoothnya menyala akan terbaca oleh blueman ini.

Setelah itu…, bisa langsung berselancar menggunakan bluetooth, seperti sebelumnya saat menggunakan Ubuntu.

Seeep….., sangat mudah ternyata, padahal sebelumnya selama seminggu mumets mencari cara untuk menggunakan bluetooth, e……, ternyata….

Alhamdulillah…

Wassalam…

Image Taken from ubuntuforums.org

Bawa Linux versi jinjing dalam USB Flash Memori. Begitu mudahnya membawa operating system desktop kemanapun kalian pergi.

Menginstalasi USB Linux memudahkan kalian untuk melakukan instalasi sistem operasi Linux ke dalam flash drive yang tidak lebih besar dari jempol. Sistem operasi Linux jinjing ini kemudian bisa kita jalankan dari komputer manapun yang bisa melakukan booting dari flash drive, memudahkan membawa kemanapun sistem operasi, aplikasi desktop, data, email, pengaturan, kegemaran, permainan dan banyak lagi bersama kalian. Ini betul-betul sistem operasi kalian yang bisa dimasukkan saku.

Pada bagian ini, Otto akan menulis mengenai Flash USB Ubuntu 8.04 yang berasal dari Live CD. Tulisan ini diharapkan bisa membantu pembaca melakukan instalasi Ubuntu 8.04 ke dalam Flash USB dengan memanfaatkan Live CD.

Bahan-bahan yang dibutuhkan
- Ubuntu 8.04 Desktop
- Live CD Ubuntu 8.04
- Koneksi internet aktif
- 1 GB atau lebih Flash USB

Cara memasak.., ech…, membuatnya….
* Live CD berada di CD-ROM, dan kita bekerja pada Ubuntu 8.04 yang terkoneksi dengan internet
* Masukkan USB Flash ke lubangnya
* Buka jendela terminal dan ketikkan sudo su
* Kemudian ketik fdisk -l untuk melihat daftar partisi (untuk flash drive ditunjukkan pada bagian akhir keterangan. Semisal /dev/sdc. Bisa berbeda-beda untuk masing-masing komputer). Pada tulisan ini, gantilah secara otomatis semua x dengan drive pada flash drive. Semisal, bila flash drive adalah sdc, maka ganti x dengan c.

Ketik umount /dev/sdx1   <<– melepas peralatan
Ketik fdisk /dev/sdx          <<– masuk ke menu fdisk, guna mengatur partisi tujuan
Ketik p untuk menampakkan partisi yang ada dan ketik d untuk menghapusnya
Ketik p lagi untuk melihat apakah masih ada partisi yang tertinggal, bila masih ada, lakukan lagi penghapusan partisi
Ketik n untuk membuat partisi baru
Ketik p untuk partisi primer
Ketik 1 untuk membuat partisi ini sebagai partisi pertama
Tekan enter untuk menggunakan default cylinder yang pertama
Ketik +750M untuk membuat kapasitas partisi
Ketik a untuk membuat partisi ini aktif
Ketik 1 untuk memilih partisi 1
Ketik t untuk mengubah filesystem partisinya
Ketik 6 untuk memilih filesystem fat16. Untuk melihat lebih banyak pilihan ketik L
Ketik n untuk membuat partisi lainnya
Ketik p untuk partisi primer
Ketik 2 untuk membuat partisi ini pada urutan kedua
Tekan enter untuk memanfaatkan default cylinder
Tekan enter lagi untuk menggunakan default cylinder hingga akhir
Ketik w untuk menulisi tabel partisinya
Ketik umount /dev/sdx1 untuk unmount partisi
Ketik mkfs.vfat -F 16 -n Ubuntu8 /dev/sdx1 untuk memformat partisi pertama
Ketik umount /dev/sdx2 untuk memastikan partisi ke-2 sudah bebas
Ketik mkfs.ext2 -b 4096 -L casper-rw /dev/sdx2 untuk memformat partisi ke-2

Lepas dan tancapkan lagi flash drivenya. langkah berikut membutuhkan koneksi internet.
Kembali ke jendela terminal, ketik sudo apt-get install syslinux mtools
Ketik syslinux -sf /dev/sdx1
Ketik cd /cdrom
Ketik cp -rfv casper dists install pics pool preseed .disk isolinux/* md5sum.txt README.diskdefines install/mt86plus /media/ubuntu8
Ketik cd /media/ubuntu8
Ketik wget pendrivelinux.com/downloads/u8/syslinux.cfg
Ketik cd casper
Ketik rm initrd.gz
Ketik wget pendrivelinux.com/downloads/u8/initrd.gz

Bootinglah komputer dari flash drive.

Selamat mencoba…..

Sumber bacaan: http://www.pendrivelinux.com/

Assalamu’alaikum…

Bismillah….

Setelah bergumul dan bergulat dengan segala kesenangan dan kegembiraan yang dibalut ama sedikit bumbu kebingungan, Otto berhasil melakukan konfigurasi dial-up telkomselflash menggunakan Soner G502 Otto.

Yang lebih menyenangkan lagi adalah, Otto juga berhasil membuat komputer Celeron dengan distro Ubuntu tersebut menjadi router. Seneng…, aseli seneng….
Karena tidak memiliki ilmunya, maka Otto harus keluar masuk forum Linux serta ubuntu forum untuk mendapatkan ilmunya. Dan inilah hasilnya…

Pertama, kita mendeteksi adanya ponsel yang hendak kita jadikan modem dengan perintah:

~$ sudo hcitool scan

Maka akan kita peroleh daftar ponsel yang kita cari. Otto mendapatkan alamat MAC G502 Otto “00:1E:DC:EA:B0:BE” yang jelas berbeda dengan ponsel Anda.

Langkah selanjutnya adalah melakukan editing pada file rfcomm.conf. Perintah yang diberikan melalui jendela terminal:

~$ sudo gedit /etc/bluetooth/rfcomm.conf

Dan inilah hasil editing pada Celeron. Bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang Anda peroleh di lapangan…

#
# RFCOMM configuration file.
#

rfcomm0 {
# Automatically bind the device at startup
bind yes;

# Bluetooth address of the device
device 00:1E:DC:EA:B0:BE;    <– Alamat MAC

# RFCOMM channel for the connection
channel    1;  <– Chanel yang kita peroleh dari perintah ~$sudo sdptool browse 00:1E:DC:EA:B0:BE

# Description of the connection
comment “Toto”;

}

Lalu….., kita lakukan editing pada wvdial.conf. Perintahnya…

~$sudo gedit /etc/wvdial.conf

Dan inilah hasilnya…

[Dialer Toto.BT]  <– untuk koneksi menggunakan Bluetooth
Modem = /dev/rfcomm0
Phone = *99#
Username = ”  <<– blank, permintaan dari Telkomsel, bisa disesuaikan dengan operator
Password = ”  <<– blank, permintaan dari Telkomsel, bisa disesuaikan dengan operator
New PPPD = yes
Dial Command = ATDT
Baud = 1381800
Dial Command = ATDT
Init1 = AT
Init2 = ATZ
Init3 = ATM0
Init4 = at+cgdcont=1,”ip”,”internet”  <<– “internet” adalah apn, bisa disesuaikan
FlowControl = crtcts
Modem Type = USB Modem

[Dialer Toto.Cab]  <<– bila ingin koneksi menggunakan kabel data
Modem = /dev/ttyACM0
Phone = *99#
Username = ”
Password = ”
# New PPPD = yes
# Dial Command = ATDT
Baud = 1381800
Dial Command = ATDT
Init1 = AT
Init2 = ATZ
Init3 = ATM0
Init4 = at+cgdcont=1,”ip”,”internet”
# FlowControl = crtcts
Modem Type = USB Modem

Selesai dah….

Tinggal manggil azah…, apa kebutuhannya

Semisal karena kondisi baterai tinggal dikit, ya…, koneksi menggunakan kabel data azah:

~$wvdial Toto.Cab

Bila pengen pake bluetooth, ya ubah sedikit:

~$wvdial Toto.BT

Untuk menghentikan hubungan, berikan azah perintah CTRL+C di jendela yang sama, selesai dah.

Untuk menjadikan router, tulisannya laen hari azah ya….

Semoga membantu

Wassalam

Bahan bacaan:

1. Forum Linux

2. Forum Ubuntu

Assalamu’alaikum…..
Bismillah….

Haidyuh….., alhamdulillah jas hujan selalu ada di bagasi Mio, bila tidak, bisa basah kuyup nich. Pas masih di jalan, kok ya mak bresss…., air tertumpah dari langit nan kelabu. Sedikit basah sich…, lha wong turunnnya tanpa woro-woro, langsung bress gitu….

Semoga yang di pilem “The Day After Tomorrow” enggak terjadi dalam 25 tahun ini. Ngeri booo, bila orang China berduyun-duyun ke selatan…

Judul enggak nyambung dengan paragraf pembuka…, emang sengaja….

Terhitung semenjak tanggal 13 Agustus 2008, Otto secara resmi menggunakan Kartu Halo dari Telkomsel sebagai salah satu bagian dari alat komunikasi Otto. Kartu Halo ini Otto pasangkan dengan Sony Ericsson G502 dan difungsikan sebagai koneksi internet, menggantikan Speedy. Seperti yang Otto tulis pada bagian ini, sekarang total menggunakan Halo.
Harapan ternyata harus tenggelam padan kenyataan. Masih bisa tersenyum, karena menyadari di mana Otto hidup dan bekerja. Sadar sepenuhnya… 

Pada posting sebelum ini, Om Edwin menanyakan apakah koneksinya bagus. Otto jawab dengan postingan ini.
Monggo diperhatikan gambar berikut:

Itu yang Otto dapatkan.

Supaya berimbang, Otto sampaikan juga peralatan yang Otto gunakan:
Komputer : Celeron, CPU 733, RAM 512
OS : Ubuntu Hardy Heron
Ponsel : Sony Ericsson G502
Bluetooth : ESS-388
3G/UMTS : Tertera pada layar ponsel
Operator : Telkomsel – Halo Bebas Abonemen
Paket : Unlimited 256 kbps (nyuba yang murah, cuman 125 rebu sebulan)

Wassalam…

Assalamu’alaikum….
Bismillah….

Sebuah blog, menurut Otto, layaknya sebuah log, mencatat apa yang dicatat oleh si pemilik blog. pengalaman, cerita, cerminan hati, curahan perasaan, buah pikiran menghasilkan sebuah karya tulis yang memiliki cirinya cendiri.
Siapa saja bebas menulis apa, selama tidak SARA, menyinggung perasaan suatu golongan. Kedewasaan serta sikap berhati hati dalam menulis di tuntut dalam dunia yang seakan tidak ada aturan ini.
Selalu saja ada keluhan, menulis itu sulit, padahal, menulis sama mudahnya dengan kita berbicara. Berbicara menggunakan mulut, sedangkan menulis menggunakan jemari. Isinya khan sama, curahan hati dan olah pikir dari otak.

Hanya tinggal membiasakan. Kebiasaan menulis akan membisakan kita menulis. Kebiasaan menggunakan Ubuntu, saat terpaksa menggunakan windows, kagok lagi….
Ha..ha…….
Terbiasa menggunakan Ubuntu yang udah nyiapin hampir semua kebutuhan dasar sebuah desktop, saat kembali menggunakan windows hanya sekedar untuk meng-up-date AVG-nya, lupa hampir sebagian cara kerja windows.

Kemarin, dari toko hanya membawa bluetooth dongle untuk koneksi dengan G502. Enggak kepikiran bila windows tuch butuh driver untuk menjalankan bluetoothnya, wong di ubuntu cuman colok, langsung jalan. Jadi sesampainya di rumah, dengan nyantai nyalain windows, pas hendak menyolokin bluetooth, baru kepikiran bila enggak membawa driver. Haidyuuuuhhhhh……., tunda lagi dech up-datenya….

Jadi hari ini bawa kabel data azah, khan PC-Suite tinggal diinstal….

Ngetik tulisan ini sambil up-date AVG-nya….

Bila sudah terbiasa, mencoba yang lain kok rasanya jadi aneh ya…

Wassalam….

Assalamu’alaikum…

Bismillah…

Rindu nich…, udah lama enggak copas tulisan dari sumber lain. Aselinya cuman cari file manager yang bisa format MMC, kok malah nemu yang ginian. Males berimprovisasi dari sumber tulisan tersebut…., jadi ya….., selamat menikmati…

Sssstttt…, ini tanpa ijin dan sepengetahuan yang punya blog lho ya…..

9 File Manager di Linux

Berikut adalah beberapa File Manager yang bisa digunakan di Linux, kamu bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan ataupun selera kamu

Konqueror
Default file manager di KDE3, Konqueror ditemani Dolphin di KDE4. Sangat powerful, Konqueror mensupport profile, mensplit window, beberapa view mode, plugin dan banyak fitur lainnya. Website resminya adalah http://www.konqueror.org/

Krusader
Powerful file manager untuk KDE, Krusader memiliki interface sama dengan Midnight Commander, setting default berupa 2 panel (ini disebut mode twin panel). Website resmi nya adalah http://www.krusader.org

Dolphin
File manager baru di KDE4, Dolphin hadir bertujuan agar ia mudah digunakan dan menawarkan fitur – fitur dasar file management. Walau homepage resmi mengklaim Dolphin menitikberatkan pada usability, ada yang mendapati menggunakan file manager ini lebih sukar dari pada Konqueror atau Xfe. Namun ini terkadang soal kebiasaan. Website resminya adalah http://enzosworld.gmxhome.de/

Nautilus
Default file manager di GNOME, disanjung sekaligus di kritik banyak orang, Nautilus mempunyai interface sederhana tapi lumayan powerful. Walau saat ini tidak mensupport tab, Nautilus menyertakan banyak fitur lain yang berupa dan dapat diperluas melalui script. Website resminya adalah http://www.gnome.org/projects/nautilus/

Xfe
File manager mini kaya fitur, dengan interface intuitif, X File Explorer dibangun menggunakan FOX graphical interface toolkit. Kamu dapat menemukan ulasan lengkapnya di http://vivapinkfloyd.blogspot.com/2008-07/xfe-review-wonderful-file-manager.html sementara Website resminya adalah http://roland65.free.fr/xfe

Thunar
Default file manager di Xfce, menyerupai Nautilus, Website resminya adalah http://thunar.xfce.org/index.html

ROX-Filer
Kendati ROX-Filer memiliki interface minimal, ia menyuguhkan banyak fitur dan opsi konfigurasi. Website resminya adalah http://roscidus.com/desktop/ROX-Filer

PCManFM
Dibangun dari Gtk, PCMANFM tampil bersih dan dibekali fasilitasa tab, yang menjadikan sejumlah pengguna lebih menyukainya daripada Nautilus. Ulasan lengkap ada di http://vivapinkfloyd.blogspot.com/2008-07/pcman-file-manager-045-review.html dan website resminya adalah http://pcmanfm.sourceforge.net

Midnight Commander
File manager menggunakan TUI (Text User Interface) yang berarti ia tidak membutuhkan X untuk dapat berjalan. Website resminya adalah http://www.ibiblio.org/mc

Sumber : adadi.wordpress.com

Assalamu’alaikum….
Bismillah…..

Tak terasa…, hampir satu tahun Otto menggunakan Joomla! untuk site SCA-Cellular. Selama ini nyaman azah menggunakan, meski tetap harus waspada, karena kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan. Tahu khan artinya….

Joomla! adalah salah satu CMS yang bersifat Open Source, artinya, banyak orang bisa menggunakan dan urun rembug tentang segala hal terkait dengan Joomla!. Otto enggak akan bercerita mengenai sejarang Joomla!, karena ada gurunya sendiri.

Otto selain menggunakan masterweb sebagai tulang punggung hosting web untuk SCA, juga menggunakan 000webhost untuk sarana belajar, jadi bila terjadi kesalahan atau kebocoran pada hosting tidak akan mengganggu kinerja site SCA, seperti yang pernah terjadi dahulu kala.

000webhost pada situsnya menjamin bahwa layanan yang bersifat free akan terus ada. Selain itu, bila dibandingkan dengan yang berbayar di Indonesia, free data sebesar 250 MB lebih dari cukup rasanya. Serta yang sangat mendukung adalah 100 GB data transfer. Nilai yang sangat besar untuk sebuah layanan hosting gratisan.

Satu lagi kemudahan yang diberikan oleh hosting ini: Fantastico Auto Installer dan Site Template. Bagi pemula, ini sangatlah membantu. Berikut, Otto akan tunjukkan betapa mudahnya melakukan instalasi Joomla! di hosting ini. Sungguh…., sangat mudah…, hanya klik-klik-klik…., selesai…

Nach…, ini dia, inti dari tulisan Otto. Siapkan kopi dan cemilan, untuk teman mencuba-cuba…

Langkah pertama yang kecil namun sangat menentukan adalah: Mendaftar ke hosting…
Nanti akan kita dapati pilihan, yang kita pilih “sub-domain” saja, jadi kita akan mendapat alamat situs-kita.web**.net. It’s so easy…, mudah gitu loch……
Langkah kedua, enggak terlalu penting, namun sangat dibutuhkan adalah, menjelajah hosting kita ini, mengenal fasilitas apa saja yang diberikan, untuk kemudian hari kita manfaatkan.
Tujuan awal adalah membuat sebuah situs, menggunakan CMS-Joomla!, maka langkah ke-tiga adalah melakukan instalasi.

Setelah login, maka klik “Go to Cpanel” pada bagian “Action

Laluuuu…., scroll dan temukan menu “Software/Service” dan klik “Fantastico Auto Installer“.

Tuch khan…, klik-klik azah…..

Nach…, scroll lagi, lalu temukan “Joomla!“, lalu klik “New Installation

Hem…., tunggu beberapa saat, sambil main solitaire biar enggak bosen….

Oke…, udah cukup menunggunya…., lalu kita buka situs kita…, VOILLA….., selesai sudah…

Wassalam….

Assalamu’alaikum…
Bismillah…

Ini baru dapet aplikasi explore yang seperti dimiliki oleh windows, minus koneksi jaringan. Gyaaaahhh……..   

Sayang memang, namun sebagai alternatif bagi Anda yang baru saja bermigrasi ke Ubuntu, maka aplikasi ini bisa menjadi sebagai salah satu pilihan. Meski di Ubuntu sendiri udah lengkap, namun bila udah di Linux enggak mencicipi sajian laen kok sepertinya belon lengkap ya… he..he…..

Aplikasi ini sederhana, dan tentu saja ringan, tidak seperti Konqueor atau Nautilus yang mensyaratkan X Window Gnome atau KDE yang full.

Aplikasi ini bisa Anda dapat di alamat roland65.free.fr, dan yang pasti adalah bebas. Yum….  

Lha…, karena file berexstensi .deb, maka kita tinggal install azah menggunakan GDebi Package Installer. Biarkan azah dia bekerja.

Seeeppp……
Udah selesai instalasinya…., maka kini kita buka terminal, lalu kita ketik:
xfe

Voila…., maka tampilan dari X File Explorer 1.18 akan muncul di monitor kita.

Selamat mencoba….

Wassalam

Assalamu’alaikum…..
Bismillah…..

Hem…, Ini saya melakukan posting menggunakan Opera dengan operating sistem Ubuntu Hardy Heron.

Dikarenakan kepingin menyaksikan Inuyasha, yang kebetulan saya memperolehnya dengan format rmvb, maka saya membutuhkan alikasi Real Player.

Aplikasi tersebut bisa diperoleh dengan mengunduhnya dari http://www.real.com/linux. File yang diperoleh adalah file binari (exstensinya .bin).

Instalasi file ini tidak bisa menggunakan sypnatic, namun menggunakan perintah dari terminal. Pastikan file hasil pengunduhan berada di folder HOME. Karena secara default saat kita buka terminal akan berada di folder HOME.

setelah itu kita ketikkan “chmod +x namafile.bin” (tanpa tanda petik) dalam hal ini akan menjadi begini “chmod +x RealPlayer11GOLD.bin” (tanpa tanda petik) persis seperti namafilenya.

Setelah itu ketikkan, tanpa tanda petik lagi ya…, “./RealPlayer11GOLD.bin
Dia akan menanyakan di mana file instalasi diletakkan. Terserah Anda untuk hal ini. Untuk mudahnya, biarkan default.

Dan selesailah instalasi ini.

Mudah….

Wassalam…..

Assalamu’alaikum…
Bismillah….

Setelah bermain dengan GNU/Linux paling tidak setahun ini, beberapa kali Otto harus keluar-masuk “terminal” untuk bisa mengakses shell untuk memberikan perintah menggunakan command line.

Teman-teman di toko sering komentar “halach…, kok ribet banget…”, atau…. “Lha…, kok jadi seperti DOS…” atau hanya bertanya saja “Ngapain menggunakan DOS…”

Yup…, untuk beberapa hal, menggunakan shell dapat lebih mempercepat pekerjaan, karena sumber daya komputer yang Otto gunakan juga sebenarnya berada pada batas kebutuhan minimum penggunaan Ubuntu yang nyaman. Karena itu…, Otto sering memilih untuk “dikomentari” tinimbang bengong di depan monitor menunggu apa yang diharapkan muncul.

Menggunakan baris-perintah adalah hal biasa, saat pertama mengenal DOS, pada kisaran tahun 1991-1994. Biasa banget, bukankah begitu….

Sekarang, kehadiran Ubuntu dengan tampilan layar yang menawan, yang membantu banyak dari kita migrasi dari Windows ke GNU/Linux karena tampilan yang tak berbeda dengan Windows.

Namun tetep…, menggunakan shell adalah sebuah kenikmatan sendiri. Lha…, untuk membantu Otto menggunakan baris-perintah itu…, pagi-pagi setelah subuh googling.
Dan Otto nemu alamat ini: http://www.linuxguide.it/commands_list.php?Choose_Language:English.

Site tersebut sangat membantu sekali. Karena sangat lengkap dan terus di update. Apabila ada command yang belum terlist-kan di situ, kita pun bisa merequest commandnya dengan mengisikan form box di bagian paling bawah site.

Silakan mencuba…

Makasih…
Wassalam….